Selasa, 26 Agustus 2014

wanita hendaknya menepati janji

" Dan (ingatlah) ketika kami mengambil janji dari Bani Israil,"janganlah kamu menyembah selain Allah dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. dan bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat." tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari) kecuali sebagian kecil dari kamu dan kamu (masih menjadi) pembangkang." (Q.S.Al-Baqarah: 83)

sesungguhnya perjanjian Allah dengan Bani Israil mengandung kaidah-kaidah yang tetap. kaidah-kaidah itu juga dibawa oleh Islam, lalu mereka mengingkari dan menolaknya. perjanjian pertama menyangkut akidah, yakni tauhid yang bersifat mutlak bahwa mereka tidak menyembah selain Allah. selanjutnya mereka pun diperintahkan untuk berbuatbaik kepada orangtua, kerabat, anak yatim dan orang-orang miskin. perjanjian ini juga berisi seruan kepada manusia agar berkata baik  kepada manusia, terutama amar ma'ruf dan nahi mungkar. demikian juga dengan kewajiban sholat dan zakat. semua ini merupakan kaidah-kaidah islam. 

melalui ayat ini Allah SWT mengingatkan Bani Israil terhadap apa yang telah Dia perintahkan kepada mereka dan pengambilan janji oleh-Nya atas hal-hal tersebut dari mereka. akan tetapi mereka berpaling dari semua itu dan menentang secara sengaja dan direncanakan, sedang mereka mengetahui dan mengingat hal itu. 

hal yang paling utama bagi Allah SWT adalah agar kita menyembah dan tidak menyekutukanNya dengan suatu apapun, karena untuk itulah Allah menciptakan kita. kemudian berikutnya adalah hak terhadap makhluk dan yang paling dikuatkan dan harus ditunaikan adalah hak kedua orangtua. 

kemudian berikutnya, hak anak-anak kecil yang tidak punya orangtua yang menanggung hidup mereka. hak orang-orang miskin yang tidak menjumpai apa yang mereka belanjakan bagi diri mereka sendiri dan keluarganya. kemudian yang terakhir adalah hak untuk melakukan amar ma'ruf dan nahi mungkar tentunya dengan cara-cara yang ma'ruf. dengan demikian umat ini diberi kepercayaan oleh Allah SWT untuk mengerjakan perintah-perintah Allah yang tidak bisa dikerjakan oleh umat-umat sebelumnya (Ibnu Katsir, tafsir Al-Qur,anil'Azim, jilid 1, 1996: 124)

Sumber : Mushaf Al-Qur'an CORDOBA spesial for muslimah type sofia (CORDOBA-SOFIA) hal.11-12

Senin, 25 Agustus 2014

Pelajaran bagi wanita dari kisah Bani Israil

" Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Allah memerintahkan kamu agar menyembelih seekor sapi betina." mereka bertanya, "apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?_5   Dia menjawab, "Aku berlindung kepada Allah agar tidak termasuk orang-orang yang bodoh."(Q.S.Al-Baqarah: 67)

Kisah sapi betina ini menggambarkan tabiat Bani Israil secara turun temurun: kerasnya hati mereka untuk menerima kebenaran, pembangkangan mereka terhadap risalah yang dibawa oleh para Rasul, mengulur-ulur waktu dalam menyambut berbagai kewajiban, mencari-cari alasan, dan melecehkan Allah SWT dan para RasulNya.

ketika nabi Musa menyampaikan perintah Allah SWT untuk menyembelih seekor sapi betina, mereka menuduh beliau telah mengolok-olok mereka. Nabi Musa menanggapi kebodohan ini dengan berlindung kepada Allah SWT dan mengajak mereka dengan lemah lembut melalui pemberitahuan dan sindiran tentang adab dihadapan Tuhan yang Maha mulia. Di samping itu, beliau menjelaskan bahwa tuduhan mereka terhadapnya tidak pantas dilakukan, kecuali oleh orang yang tidak mengetahui keagungan Allah dan tidak mengerti adab.

pengarahan ini seharusnya sudah cukup bagi mereka untuk menumbuhkan kesadaran, kembali kepada Tuhan mereka, dan melaksanakan perintah nabi mereka. namun, mereka mengul ur-ulur waktu dan berbelit-belit sehingga mereka kembali meminta dan bertanya kepada nabi Musa agar Tuhannya menjelaskan lebih rinci ciri-ciri khusus dari sapi betina itu. beliau menjelaskan bahwa gambaran sapi betina yang dimaksud adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda, pertengahan antara itu. selanjutnya mereka kembali bertanya tentang warna sapi betina yang dimaksud, nabi Musa pun menyampaikan kembali, sesuai firmanNya, bahwa (.....sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.)tercantum dalam ayat selanjutnya yakni ayat 69.

rentetan pertanyaan ini mengisyaratkan bahwa mereka masih ragu dengan kebenaran yang disampaikan oleh nabi Musa. merekalah kaum yang memperumit masalah dan mempersulit diri mereka sendiri sehingga Allah pun mempersulit mereka dengan menambahkan ciri-ciri baru pada sapi betina itu. mereka sendirilah yang kemudian merasa kesulitan dalam mencari sapi betina itu (Sayyib Qutb, fi zilalil Qur'an, jilid 1, 2000: 155)


notes : 5. hikmah Allah menyuruh menyembelihkan sapi ialah agar hilang rasa penghormatan mereka kepada patung anak sapi yang pernah mereka sembah.

 Sumber : Mushaf Al-Qur'an CORDOBA spesial for muslimah type sofia (CORDOBA-SOFIA) hal.9-10

Jumat, 22 Agustus 2014

lirik : "kita yang Merdeka"

ada di sana,
banyak peristiwa,
yang mungkin hanya jadi berita.

darah, airmata,
sedih dan duka,
bagian cerita Palestina.

tak ada yang peka, 
tentang sandiwara,
di balik mereka yang merasa peduli sesama.

hanya kata-kata,
beda dengan langkah,
mungkin dunia memang tak lagi saling bersama.

beda dengan kita,
yang merasa tlah merdeka,
sedang raga kita tak berjuang apa-apa.

beda dengan mereka,
yang sedang teguh menjaga,
mencari sejahtera, dengan bertaruh nyawa.

Tuhan memang Kuasa,
tau siapa kita, yang bukan apa-apa.
namun banyak berbuat dosa.

sedang dia di sana,
hambaNya yang setia,
berjuang di dunia,
gapai bahagia di syurga.


Sabtu, 16 Agustus 2014

S.i.3 SMANDAD




Catatan hati wanita sendiri

menikah...
satu kata yang terus terngiang dalam benak wanita yang masih saja sendiri.
sering menjadi bulan-bulanan saat kumpul bersama teman-teman.
ada saja yang membuat hati ciut, jika pertanyaan itu sudah mulai menyerang.
"suami kamu mana?" atau "kapan kamu nikah?"
lucu sih dengar pertanyaan itu, tapi nusuknya di hati hehehehe

lama juga pikiran sibuk mencari jawaban.
iya memang betul, kok sampai usia matang begini,
si pemilik hati belum nongol juga.
atau malah dia di sana juga sedang kebingungan mencari cara untuk segera bersua cinta?

bisikan-bisikan ketakutan pun mulai menghantui.
"sudah menyerah saja, kamu memang ditakdirkan sendiri di bumi ini"
ah, mana ada manusia diciptakan hidup sendiri?
untung saja hati selalu punya jawabannya.
kalau TUHAN itu Maha Mengetahui kebutuhan manusia.
kalau TUHAN itu Maha adil tentang untuk siapa kita tercipta.

mungkin, hari ini atau esok masih sendiri.
tapi itu artinya TUHAN sedang menguji, memberi tahu kita,
apa kita sudah pantas bersanding di pelaminan?
apa kita sudah layak menyandang panggilan istri?
apa kita sudah siap merawat buah hati?

pertanyaan di atas lah yang membuat saya pribadi masih terus berharap
sembari membenahi keberadaaan diri,
sembari memantaskan hati,
untuk menjemput kebahagiaan yang hakiki.

catatan ini untuk kita yang masih sendiri,
menjadi renungan untuk kita yang patah hati,
membuat kita menjadikan pribadi yang tak hanya indah di mata,
namun menyejukkan dalam hati ^_^




Jumat, 15 Agustus 2014

S-voice SMANDAD ^_^





Episode kehidupan

lorong waktu itu serasa semakin dekat saja,
seperti ingin menarik tangan sembari berkata,
"ikutlah denganku menikmati syurga".
sayang, jiwa masih begitu rapuh.
tak sanggup menggenggam tangan,
tak sanggup menggapai rasa.

tanya pun hadir menghantui,
apa begitu banyak dosa yang tangan perbuat?
apa begitu banyak salah yang mulut katakan?
apa begitu banyak khilaf yang hati rasakan?
semuanya seakan meronrong diri untuk teriak,

namun saat jiwa ikut meronta,
suara kecil dari dalam hati mulai berbisik lembut,
wajar kita berbuat dosa, karena kita manusia
wajar kita salah langkah, karena kita dilimuti rasa
wajar kita khilaf dalam kata, karena kita sering terbuai cinta

tapi, apa harus kita menyerah begitu saja?
apa kita harus pasrah pada pilihan takdir yang ada?
sedang kita selalu punya ALLAH, 
sedang kita mampu untuk merubah langkah,
sedang kita sanggup untuk terus berusaha.

jiwa, raga....
cinta, rasa...
suka, duka...
hidup, mati....
adalah bagian dari episode kehidupan manusia
tak ada yang mampu merubah,
melainkan kita berserah pada pemilikNya.
karena kita manusia, 
karena kita BISA.



Senin, 11 Agustus 2014

Roda mutiara

Kujumpai dia di balik bukit kecil itu,
masih sama, iya seperti dulu.
berputar mengiringi derasnya air yang bertamu padanya.
tak kulihat sedikitpun dia letih berputar.
tak kutengok juga karat yang menyelimuti.
mungkin ini karena dia senang kedatangan mereka.
tamu-tamu yang setia tiap waktu menemani.

dia ibarat cermin kehidupan,
yang mewakili cerita tentang kita manusia.
mengibaratkan diri sebagai roda yang terus berputar.
namun untuk menjadi pemenang, kita mesti menjadi tangguh.
melihat hidup dengan mata terbuka,
menikmati dunia dengan hati yang tunduk pada kuasaNya,
menyaksikan keindahan dengan pikiran yang selalu dibalut cinta.

roda itu terus berputar,
berputar mengelilingi kehidupan.
meski sesekali merasa letih dan tau diri akan rapuh.
namun dia jadi mutiara bagi air disekitarnya.

seperti itulah kelak seharusnya kita berada.
meski letih dan rapuh pada gemerlap dunia,
namun cinta dalam hati akan menuntun pada indahnya menyelami iman.
karena kita roda mutiara,
yang menjaga cinta sebagai tamu yang akan kelak akan bermuara.

Rabu, 12 Maret 2014

Fir'aun membiarkan hidup anak wanita dan membunuh anak laki-laki

"Dan (ingatlah) ketika kami menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikut Fir'aun_4. mereka menimpakan siksaan yang sangat berat kepadamu. mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu dan membiarkan hidup anak-anak perempuanmu. dan pada yang demikian itu merupakan cobaan yang besar dari Tuhanmu". (Q.S Al-Baqarah:49)

Ahli tafsir menyepakati bahwa Israil adalah Yaqub bin Ishak bin Ibrahim As. bani israil adalah sebutan untuk anak cucunya. ALLAH SWT memberi mereka keutamaan dengan banyaknya diantara mereka yang menjadi nabi. mereka juga mendapatkan kenikmatan-kenikmatan dunia, termasuk ketika ALLAH SWT menyelamatkannya dari  kejaran pasukan fir'aun setelah hidup di tengah-tengah kebengisan Fir'aun yang membiarkan anak perempuan hidup dan membunuh anak laki-laki yang lahir. menurut dukun-dukun Fir'aun kalau ana laki-laki dibiarkan hidup, kelak akan mengancam kekuasaannya.

Rasulullah SAW bersabda. "memaki-maki orang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekafiran" (HR. Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah). sedang hadits lain menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "lenyapnya dunia ini lebih ringan dalam pandangan ALLAH daripada membunuh orang muslim tanpa alasan yang benar" (HR. ibnu majah)

Rabu, 05 Maret 2014

HIJRAHKU

     Ya ALLAH hatiku sedang luka, seperti berubah menjadi berwarna musam. terkoyak rasanya diri ini. apa ada yang salah dariku ? iya ada yang salah. aku tak pernah tau ditiap langkah dan jejak kakiku, apa aku tlah benar-benar bertemu dengan hambaMU yang beriman. tak ada kuasa yang aku miliki untuk menjenguk dan menengok sisi hati, isi hati masing-masing manusia yang kujumpai dalam hidup. hampir tiap detik, kumerasakan kegalauan yang teramat hebat, kesedihan yang teramat dalam, amarah yang teramat besar. ASTAGFIRULLAH.

Sabtu, 15 Februari 2014

Hawa adalah wanita pertama di Surga

    "Dan Kami berfirman, wahai Adam! tinggallah engkau dan istrimu di surga dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. (tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini_2, nanti kamu termasuk orang-orang yang dzalim_3 " (Q.S. Al-Baqarah: 35)


     Allah SWT memberitakan kemuliaan yang diberikan kepada Adam sesudah Dia menyuruh malaikat bersujud kpada Adam. lalu Allah memerintahkan Adam untuk tinggal di surga, makan dan minum sepuasnya. Abu Dzar ra. bertanya, " apakah Adam itu seorang nabi?" Nabi SAW menjawab, " Ya, dia seorang nabi da rasul yang berbicara langsung dengan Allah, yaitu ketika Allah berfirman, (...tinggallah kamu dan istrimu dalam surga...).

Rabu, 12 Februari 2014

Seruan agar wanita menyembah Allah

"wahai manusia ! sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa." (QS.Al-Baqarah: 21)

     Inilah seruan kepada seluruh manusia, baik laki-laki maupun perempuan, agar menyembah Allah SWT, yang telah menciptakan dan menuntut mereka untuk memurnikan ibadah hanya kepada-Nya. Ibnu Mas'ud ra., bertanya kepada Rasulullah SAW menjawab,"engkau telah menyekutukan Allah, padahal Allah yang telah menciptakanmu". (HR. Bukhari Muslim).

Jumat, 07 Februari 2014

Special for Muslimah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

     Diawal tulisan ini, izinkanlah saya untuk mengajak kita bersama membahas, mentadabburi ayat-ayat suci Al-Qur'an yang diturunkan sebagai panduan hidup kita. adapun yang saya tulis ini adalah berasal dari Mushaf Al-Qur'an CORDOBA spesial for muslimah type sofia (CORDOBA-SOFIA). tidak ada maksud untuk menggurui atau menciplak, namun artikel ini sebagai pengingat kita dan pelajaran bagi saya pribadi

Al-Qur'an Menjadi petunjuk bagi wanita bertakwa

"kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya;petunjuk bagi mereka yang bertakwa_1 " 
(Q.S Al-Baqarah : 2)

      Al-Qur'an ini merupakan petunjuk bagi orang yang bertakwa, tidak terkecuali bagi wanita. orang yang ingin mendapatkan petunjuk dari Al-Quran harus berinteraksi dengan hati yang sehat, jernih, takut, waspada dan hati-hati. pada saat itulah Al-Qur'an akan membukakan berbagai rahasia dan cahayanya pada hati orang yang bertakwa. diriwayatkan bahwa Umar bin Khatab ra., bertanya kepada Ubay bin Ka'ab tentang takwa. Ubay balik bertanya kepada Umar, "apakah engkau pernah menempuh jalan berduri?" Umar menjawab,"pernah" Ubay kembali bertanya. "apa yang ngkau lakukan ? " Umar menjawab, "aku berusaha kerasdan bersungguh-sungguh" Ubay bin Ka'ab berkata, "itulah takwa". (HR. Al-Baihaqi).

Selasa, 04 Februari 2014

Letihnya rona pelangi

merah itu tak lagi tiba,
saat rintik hujan menyapa sang fana,
jingga itu tak lagi indah,
saat mendung menghias langit biru,
tak ada lagi pelangi
tak ada lagi rona yang mewarnai.

Senin, 03 Februari 2014

KUULURKAN HIJABKU

Rasanya lama sudah kuurai hitam mahkotaku,
tak tertutup, tak terlindung,
seperti boneka yang siapapun bisa mengelus indah rambutnya.
sayang, tak kusadari itu.

helai kain yang hanya membungkus tubuhku,
tak syar'i, tak seperti muslimah sejati,
bagai gitar yang molek bisa dipandang siapa saja.
sayang tak kusadari itu.

Kamis, 30 Januari 2014

Rahasia di balik WUDHU

     Segala puji bagi ALLAH SWT yang senatiasa memberikan sejuta kebaikan, berlebih kebaikan dalam tiap hembusan nafas makhlukNYA. Tercipta semua manfaat di tiap kegiatan baik ibadah atau bermuamalah.Banyak rahasia di balik rutinitas ibadah yang kita kerjakan. Tergantung apakah kita menyadarinya atau tidak. contohnya saja, gerakan sholat yang tiap lima waktu kita kerjakan. dari mulai takbiratul ihram sampai sujud pun mempunyai rahasia yang bermakna untuk kesehatan. Inilah bukti kemuliaan ALLAH SWT, apa yang diperintahkan untuk hambaNYa adalah segala yang memiliki manfaat bukan mendatangkan mudharat. Sekali lagi, beruntunglah kita yang sampai detik ini masih berada dalam lingkaran kebaikan dan rahmatNYA.

Rabu, 29 Januari 2014

sujudku hanya untukMU

rona mentari di hari ini tak lagi meredup seperti dulu kala,
ada kekuatan yang bersinergi dengan ingin dalam diri,
membawa warna yang beda dari sebelumnya,
memberi rasa yang tak lagi sama.

Senin, 27 Januari 2014

ALLAH pemilik cinta yang Sesungguhnya

CINTA, sering saja kita mengucapkan kata ini. memaknainya dalam, tanpa memahami hakikat di balik lahirnya. tak jarang, kita mengumbar kata CINTA pada lawan jenis. berkata yang manis agar cintanya kelak dipercaya. membuktikan dengan cara apapun agar cintanya kelak diterima. melakukan apa yang diminta agar cintanya kelak tak diragukan. itulah gambaran CINTA manusia. 

Minggu, 19 Januari 2014

Semangka milik Sang Kyai

kokokan ayam pagi ini membangunkanku dari tidur. kutengok jam weker yang ada di atas meja belajar, ternyata aku terlambat lagi ke mushollah. hmm ini gara-gara begadang semalam suntuk, meladeni ocehan kakak perempuanku. entah apa sebabnya dia memarahiku. katanya sih karena nilaiku yang makin menurun. aku juga bingung, padahal sudah ikut les sana-sini, ditambah lagi aku tak pernah alpa belajar di sekolah. mungkin karena guruku saja yang tak adil memberi nilai, ketusku dalam hati.

Jumat, 17 Januari 2014

hilangnya cemara dalam istana

seminggu lebih telah Ara mengunjungi pohon rindang yang tumbuh di tepi danau itu.
payung lusuh milik sang ayah selalu menemani. tak jarang ia merebahkan diri sambil sesekali bangkit dan menatap tajam pohon lain yang ada di seberang danau.
tepat hari ini kesedihannya berlangsung. seminggu lalu, kecelakaan maut menimpa keluarganya. tak ada yang tersisa. ayah, ibu dan kedua kakak perempuannya ikut tewas seketika. hanya dirinya yang saat itu sedang asyik bermain bersama temannya di danau ini.