Kisah sapi betina ini menggambarkan tabiat Bani Israil secara turun temurun: kerasnya hati mereka untuk menerima kebenaran, pembangkangan mereka terhadap risalah yang dibawa oleh para Rasul, mengulur-ulur waktu dalam menyambut berbagai kewajiban, mencari-cari alasan, dan melecehkan Allah SWT dan para RasulNya.
ketika nabi Musa menyampaikan perintah Allah SWT untuk menyembelih seekor sapi betina, mereka menuduh beliau telah mengolok-olok mereka. Nabi Musa menanggapi kebodohan ini dengan berlindung kepada Allah SWT dan mengajak mereka dengan lemah lembut melalui pemberitahuan dan sindiran tentang adab dihadapan Tuhan yang Maha mulia. Di samping itu, beliau menjelaskan bahwa tuduhan mereka terhadapnya tidak pantas dilakukan, kecuali oleh orang yang tidak mengetahui keagungan Allah dan tidak mengerti adab.
pengarahan ini seharusnya sudah cukup bagi mereka untuk menumbuhkan kesadaran, kembali kepada Tuhan mereka, dan melaksanakan perintah nabi mereka. namun, mereka mengul ur-ulur waktu dan berbelit-belit sehingga mereka kembali meminta dan bertanya kepada nabi Musa agar Tuhannya menjelaskan lebih rinci ciri-ciri khusus dari sapi betina itu. beliau menjelaskan bahwa gambaran sapi betina yang dimaksud adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda, pertengahan antara itu. selanjutnya mereka kembali bertanya tentang warna sapi betina yang dimaksud, nabi Musa pun menyampaikan kembali, sesuai firmanNya, bahwa (.....sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.)tercantum dalam ayat selanjutnya yakni ayat 69.
rentetan pertanyaan ini mengisyaratkan bahwa mereka masih ragu dengan kebenaran yang disampaikan oleh nabi Musa. merekalah kaum yang memperumit masalah dan mempersulit diri mereka sendiri sehingga Allah pun mempersulit mereka dengan menambahkan ciri-ciri baru pada sapi betina itu. mereka sendirilah yang kemudian merasa kesulitan dalam mencari sapi betina itu (Sayyib Qutb, fi zilalil Qur'an, jilid 1, 2000: 155)
notes : 5. hikmah Allah menyuruh menyembelihkan sapi ialah agar hilang rasa penghormatan mereka kepada patung anak sapi yang pernah mereka sembah.
Sumber : Mushaf Al-Qur'an CORDOBA spesial for muslimah type sofia (CORDOBA-SOFIA) hal.9-10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar