Allah SWT memberitakan kemuliaan yang diberikan kepada Adam sesudah Dia menyuruh malaikat bersujud kpada Adam. lalu Allah memerintahkan Adam untuk tinggal di surga, makan dan minum sepuasnya. Abu Dzar ra. bertanya, " apakah Adam itu seorang nabi?" Nabi SAW menjawab, " Ya, dia seorang nabi da rasul yang berbicara langsung dengan Allah, yaitu ketika Allah berfirman, (...tinggallah kamu dan istrimu dalam surga...).
Adam as. sudah terlebih dulu tinggal di surga, lalu Hawa diciptakan sebagai perempuan pertama untuk menemaninya sesuai perintah Allah SWT. Pada suatu masa, iblis berhasil menggoda mereka. Lalu turunlah perintah Allah untuk mengeluarkan Adam dan Hawa keluar dari surga karena melanggar perintah-Nya.
Ibnu Mas'ud dan beberapa sahabat berkata, " iblis diusir dari surga, sedangkan Adam as. ditempatkan di surga. Adam pun berjalan-jalan kesepian di surga. Tiba-tiba dia tertidur. Ketika bangun, Hawa telah berada di sampingnya untuk tinggal bersamanya. Lalu, Hawa disapa oleh Adam, "siapakah engkau?" Hawa menjawab, "saya seorang wanita." Kemudian ditanya lagi, "untuk apa engkau diciptakan?" Hawa menjawab, "untuk tinggal bersamamu di surga." Malaikat ingin mengetahui ilmu Adam seraya bertanya, "siapa namanya, wahai Adam?" Adam menjawab lagi, "Hawa". kemudian ditanya lagi, "kenapa Hawa?" Adam menjawab lagi, "karena dia diciptakan dari benda hidup."
Manusia dapat meraih kedudukan malaikat dengan cara menepati janjinya kepada Allah, mengendalikan kehendaknya, tidak tunduk pada syahwatnya, dan mampu mengatasi godaan syaitan. Terjerumus dalam kesesatan akan mencelakakan dan menjatuhkan martabat manusia kepada kehinaan melebihi kehinaan binatang. Kisah ini mengingatkan kepada manusia agar selalu waspada di berbagai kesempatan karean setan akan terus mengganggu anak cucu Adam sampai hari kiamat, sesuai janjinya kepada Allah SWT.
(Ibnu Katsir, tafsir Al-Qur'anil 'Azim, jilid 1, 1996: 82-83)
notes :
2. menurut setan, siapa yang memakan buah pohon itu, akan kekal di dalam surga (lihat QS Taha, 20: 120)
3. zalim artinya aniaya. Orang yang zalim ialah orang yang melakukan perbuatan aniaya yang merugikan dirinya sendiri dan orang lain.
Sumber : Mushaf Al-Qur'an CORDOBA spesial for muslimah type sofia (CORDOBA-SOFIA) hal.5-6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar